Minggu, Maret 15, 2009

tokoh martin luther king jr




ni adlah slah satu tokoh yg q kgumi,., dy mw nyerahin hidup ny unt Tuhan n kebebasn sesama.,tnpa pandang warna kulit.,Dr martin luther king jr.,;;

BIODATA

Nama Lengkap : Martin Luther King, Jr., Ph.D.

Lahir : Atlanta, Georgia, 15 Januari 1929

Wafat : Memphis, Tennessee, 4 April 1968

Jabatan : Aktivis Hak Asasi Manusia Amerika

Penghargaan : Perdamaian Nobel (1963)

Pendidikan :

* Gelar Bachelor of Arts (dalam bidang Sosiologi) dari Morehouse College (1948)
* Gelar Bachelor of Divinity (Sarjana Teologi) dari Seminari Teologi Crozer di Chester, Pennsylvania (1951)
* Gelar Ph.D. dalam Teologi Sistematika dari Universitas Boston (1955)

Karir :

* Pendeta di Montgomery, Alabama
* Aktivis Hak Asasi Manusia di Amerika Serikat

BIOGRAFI

Pendeta Martin Luther King, Jr., Ph.D. (15 Januari 1929 – 4 April 1968) adalah penerima Nobel perdamian, pendeta Baptis, dan aktivis Hak Asasi Manusia warga Afrika-Amerika. Ia adalah salah seorang pemimpin terpenting dalam sejarah Amerika Serikat dan dalam sejarah non-kekerasan pada zaman modern, serta dianggap sebagai pahlawan dan pencipta perdamaian oleh banyak orang di seluruh dunia. Satu setengah dekade setelah pembunuhan terhadapnya pada tahun 1968, Amerika Serikat menetapkan sebuah hari libur untuk memperingatinya, yang dinamakan Hari Martin Luther King.

King lahir dari pasangan Pendeta Martin Luther King, Sr. dan Alberta Williams King. Ia lulus dari Morehouse College dengan gelar Bachelor of Arts (dalam bidang Sosiologi, 1948), dan dari Seminari Teologi Crozer di Chester, Pennsylvania, dengan gelar Bachelor of Divinity (Sarjana Teologi, 1951). Kemudian ia meraih gelar Ph.D. dalam bidang Teologi Sistematika dari Universitas Boston (1955).

King adalah seorang pendeta di Montgomery, Alabama yang berjuang melawan diskriminasi rasial. Dalam seluruh aksinya, ia mengikuti prinsip-prinsip Mahatma Gandhi untuk menghindari kekerasan. Untuk beberapa tahun, ia membuat kesuksesan besar, tetapi secara berangsur-angsur para pemuda kulit hitam menjauhinya karena mereka tidak dapat menerima sikap anti kekerasannya. Sebaliknya, King tidak pernah berhenti dan semakin memperluas program perjuangannya.

King tidak hanya berjuang melawan diskriminasi orang-orang kulit hitam, tetapi juga menentang tanah milik dan Perang Vietnam. Kebesaran King terutama terletak pada impian tinggi dan gaya spektakulernya sebagai seorang pendeta. Ia dipuja dengan banyak gelar terhormat. Pada tahun 1963, ia menerima Penghargaan Perdamaian Nobel. Tanggal 4 April 1968, ia ditembak hingga meninggal dunia ketika melakukan aksi di Memphis. Respon dari kematian King menyebabkan terjadinya kerusuhan dan bentrokan di berbagai kota di seluruh Amerika Serikat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar